Blitar

Tampilkan postingan dengan label Blitar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Blitar. Tampilkan semua postingan

Kamis, 25 Desember 2014

Makam Ir. Soekarno

Posted by Unknown at 03.48

GoEastJava | Makam Soekarno adalah komplek pemakaman dari presiden pertama Republik Indonesia yang juga sekaligus proklamator kemerdekaan Indonesia, Soekarno. Makam ini merupakan makam dengan gaya aksitektur Jawa, dimana terdapat Joglo yang menjadi ciri utamanya.

Terletak di kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sanawetan Kota Blitar. Komplek makam ini memiliki luas sekitar 1,8 ha. Pintu masuk ke makam ini di mulai dari jalalan yang menghubungkan perpustakaan yang berada di selatan komplek makam, sehingga sampai pada gapura agung yang menghadap ke selatan.

Bangunan utama makam disebut dengan Cungkup Makam Bung Karno, Cungkup ini berbentuk bangunan Joglo, dan diberi nama Astono Mulyo. Diatas makam diletakkan sebuah batu pualam hitam yang bertuliskan: " Disini dimakamkan Bung Karno Proklamator Kemerdekaan dan Presiden Pertama Indonesia. Penyambung Lidah Rakyat Indonesia".

Rabu, 17 Desember 2014

Monumen PETA Blitar

Posted by Unknown at 02.51

GoEastJava | Monumen PETA merupakan monumen yang di bangun untuk memperingati kejadian bersejarah yang terjadi pada tahun 1945, dimana saat itu Kota Blitar merupakan pusat terjadinya pemberontakan PETA melawan tentara Jepang yang dipimpin oleh Soedanco Soepriyadi.

Untuk menghormatinya dibangun sebuah Monumen yang terletak di depan bekas markas PETA, tepatnya di Jl, Soedanco Soepriyadi. Monumen ini sempat mengalami pemugaran dan kemudian di resmikan ulang pada tanggal 14 februari 2008 yang bertepatan pada haru peringatan Pemberontakan PETA di Blitar.

Monumen Trisula
Disamping Monumen PETA, kota Blitar juga banyak menyimpan sejarah perjuangan yaitu monumen trisula. Monumen ini juga ditujukan untuk menghormati salah satu perjuangan bangsa Indonesia dalam meraih kemerdekaan. 

Monumen ini terinspirasi dari gerakan Trisula. Gerakan trisula ini ditunjukan untuk menumpas para pemberontak dari partai komunis yang berada di selatan kota Blitar.

Gua Embultuk

Posted by Unknown at 02.40

GoEastJava | Gua Embultuk merupakan gua alam yang di dalamnya di penuhi dengan stalagmit dan stalaktit. Gua embultuk terletak di desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung, arah selatan kota Blitar dengan jarak sekitar 40km.

Panjang gua ini sekitar 1500 meter dengan luas tingginya sekitar 3 meter. Sepanjang kurang lebih 1.5 km, pesona stalagmit akan membuat anda merasa betah dengan suasana gemercik air bawah tanah.

Untuk masuk ke gua ini pengunjung harus memakai lampu petromak atau senter dan pakaian ganti. Gua embultuk merupakan satu-satunya gua di blitar yang menyajikan keunikan stalagmitnya pada pengunjung,

Wisata gua ini selalu ramai dikunjungi oleh banyak turis, terutama pada liburan sekolah. Jalan menuju gua ini pun sudah direnovasi sehingga akses menuju ke gua embultuk dapat dilalui kendaraan roda dua maupun kendaraan roda empat.

Pantai Jolosutro

Posted by Unknown at 02.26

GoEastJava | Pantai Jolosutro beraada di desa Ringenrejo, kecamatan Wates, berjarak sekitar 45 km dari kota Blitar,

Pantai Jolosutro merupakan bagian dari kawasan pantai selatan sehingga memiliki obak laut yang besar. Pantai ini terletak di sebuah teluk kecil yang diapit perbukitan dengan garis pantai yang panjang dan berpasir hitam.

Pantai ini sangat cocok untuk liburan keluarga, karena terdapat pemandangan alami yang sangat indah dan pasir yang halus di sepanjang pantai, 

Dengan air laut yang kebiruan dan angin laut yang menyapa para wisatawan juga menjadi bagian yang uik dari pantai ini. Panorama laut selatan yang sangat indah dan menarik membuat para wisatawan baik itu wisatawan lokal atau wisatawan mancanegara untuk berkunjung ke pantai jolosutro ini,

Pantai Tambakrejo Blitar

Posted by Unknown at 02.17

GoEastJava | Pantai ini terletak di desa tambakrejo kecamatan wonotirto kabupaten Blitar, Jarak yang di tempuh ke Pantai tambakrejo ini kurang lebih 30km ke arah selatan kota Blitar,

Pantai tambakrejo merupakan pantai yang banyak di kunjungi di kota Blitar. Dengan pemandangan yang indah, pantai yang cukup bersih, dan air laut yang biru membuat pantai ini selalu ramai.


Dengan pasir putih yang terbentang menjadi sebuah teluk dengan panjang sekitar 10 km, membuat pantai ini sangat luas, Ombak di pantai tambakrejo tidak terlalu besar, sehingga aman untuk bermain-main atau bahkan mandi di pantainya.

Setiap tahun di bulan Oktober, pantai ini lebih ramai dari biasanya karena di pantai ini selalu diadakan ritual Larung Sesaji. Para wisatawan lokal maupun mancanegara berdatangan untuk menyaksikan ritual tradisional ini.

Candi Plumbangan Blitar

Posted by Unknown at 02.08

GoEastJava | Candi Plumbangan merupakan sebuah candi yang terletak di desa plumbangan, Kecamatan Doko, Kabupaten Blitar. 

Jika di lihat dari bentuknya, bangunan bersejarah ini sebenarnya bukanlah candi, lebih tepatnya disebut sebuah gapura gaya padurasa yaitu gapura dengan atap menyatu.

Selain bangunan candi utama, di sekeliling Candi Plumbangan juga terdapat prasasti dan sekumpulan artefak lain seperti yoni, arca, dan jaladwara.

Candi Plumbungan diperkirakan dibangun pada era kerajaan majapahit pada awal pemerintahan Wikramawardana, sesuai dengan monogram yang bertuliskan 1312 Saka (1390 M) pada bagian ambang pintunya.

Jumat, 21 November 2014

Candi Sawentar

Posted by Unknown at 00.54
GoEastJava | Candi Sawentar terletak di desa Sawentan, Kecamatan Kanigoro Blitar. Bangunan candi ini dahulu merupakan kompleks percandian, karana di sekitarnya masih ditemukan sejumlah pondasi yang terbuat dari bata.

Candi Sawentar diduga dibangun pada awal berdirinya kerajaan Majapahit. Candi yang terbuat dari batu andesit ini berukuran panjang 9,53 m dan lebar 6,86 m serta tinggi candi tersebut adalah 10.65 m.


Di dalam ruangan candi ditemukan akas arca dengan pahatan burung garuda yang dikenal sebagai kendaraan Dewa Wisnu. Berdasarkan hal tersebut, kemungkinan candi Sawentar merupakan bangunan suci dengan latar belakang agama Hindu.

Candi Penataran

Posted by Unknown at 00.39
GoEastJava | Candi Penataran merupakan candi dengan latar belakang kerajaan kediri dan digunakan sampai era kerajaan majapahit.

Komplek candi ini merupakan komplek candi terbesar di jawa timur dan terletak di lereng barat daya gunung kelud. Candi Penataran ini terletak di desa Penataran, kecamatan Nglegok, Blitar.

Candi Penataran ditemukan pada tahun 1815 oleh Sir Thomas Stamford Raffles, yang merupakan Letnan Gubernur pada masa kolonial inggris di Indonesia pada waktu itu.


Nama Asli candi penataran di percaya adalah candi Palah yang disebut dalam prasasti Palah, dan dibangun pada tahun 1194 oleh raja Crnga. raja Crnga memeritah kerajaan kediri antara tahun 1190 - 1200 sebagai candi gunung untuk tempat upacara pemujaan agar menetralisasi mara bahaya yang disebabkan oleh gunung kelud yang sering meletus.

Bagi anda yang suka wisata sejarah dan sedang ada di blitar, tidak ada salahnya anda mengunjungi Candi Penataran ini untuk menambah wawasan sejarah atau hanya sekedar berfoto-foto.
 photo cerita.gif
back to top