Sejarah

Tampilkan postingan dengan label Sejarah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sejarah. Tampilkan semua postingan

Kamis, 25 Desember 2014

Kayangan Api

Posted by Unknown at 04.04
GoEastJava | Kayangan Api adalah salah satu obyek wisata populer di Bojonegoro. Terletak di desa Sendangharjo, Kecamatan Ngasem Bojonegoro, Kayangan Api ini merupakan sumber api abadi atau yang tak pernah padam sekalipun.

Api yang keluar di wisata Kayangan Api ini merupakan sumber api alam dan merupakan sumber Api alami terbesar di Asia Tenggara. Saat pengunjung akan menuju lokasi wisata ini, mereka akan terlebih dahulu melewati indahnya hutan jati yang hijau dan rindang. Sesampainya anda di lokasi, akan terdapat gapura dengan jajaran tiang yang akan menyambut.

Masyarakat sekitar meyakini, bahwa tempat ini adalah bersemayamnya Mbah Kriyo Kusumo atau Mpu Supa, yakni seorang pande besi yang biasa membuat alat-alat pertanian dan pusaka. Kubangan lumpur yang berada di sebelah barat Api Kayagan dan berbau belerang dipercaya masyarakat bahwa beliau masih beraktifitas sampai sekarang.

Dengan berbagai macam kepercayaan yang masih berkembang hingga saat ini, membuat tempat tersebut menjadi tempat yang sakral. Api itu hanya boleh diambil jika ada upacara penting seperti yang telah dilakukan masa lalu, seperti upacara Jumenengan Ngarsodalem Hamengku Buwono X dan untuk mengambil api melalui suatu prasyarat yakni selamatan / wilujengan dan tayuban dengan menggunakan fenfing eling-eling, wani-wani dan gandungsari yang merupakan kesukaan mbah Kriyo Kusumo.

Makam Ir. Soekarno

Posted by Unknown at 03.48

GoEastJava | Makam Soekarno adalah komplek pemakaman dari presiden pertama Republik Indonesia yang juga sekaligus proklamator kemerdekaan Indonesia, Soekarno. Makam ini merupakan makam dengan gaya aksitektur Jawa, dimana terdapat Joglo yang menjadi ciri utamanya.

Terletak di kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sanawetan Kota Blitar. Komplek makam ini memiliki luas sekitar 1,8 ha. Pintu masuk ke makam ini di mulai dari jalalan yang menghubungkan perpustakaan yang berada di selatan komplek makam, sehingga sampai pada gapura agung yang menghadap ke selatan.

Bangunan utama makam disebut dengan Cungkup Makam Bung Karno, Cungkup ini berbentuk bangunan Joglo, dan diberi nama Astono Mulyo. Diatas makam diletakkan sebuah batu pualam hitam yang bertuliskan: " Disini dimakamkan Bung Karno Proklamator Kemerdekaan dan Presiden Pertama Indonesia. Penyambung Lidah Rakyat Indonesia".

Rabu, 17 Desember 2014

Monumen PETA Blitar

Posted by Unknown at 02.51

GoEastJava | Monumen PETA merupakan monumen yang di bangun untuk memperingati kejadian bersejarah yang terjadi pada tahun 1945, dimana saat itu Kota Blitar merupakan pusat terjadinya pemberontakan PETA melawan tentara Jepang yang dipimpin oleh Soedanco Soepriyadi.

Untuk menghormatinya dibangun sebuah Monumen yang terletak di depan bekas markas PETA, tepatnya di Jl, Soedanco Soepriyadi. Monumen ini sempat mengalami pemugaran dan kemudian di resmikan ulang pada tanggal 14 februari 2008 yang bertepatan pada haru peringatan Pemberontakan PETA di Blitar.

Monumen Trisula
Disamping Monumen PETA, kota Blitar juga banyak menyimpan sejarah perjuangan yaitu monumen trisula. Monumen ini juga ditujukan untuk menghormati salah satu perjuangan bangsa Indonesia dalam meraih kemerdekaan. 

Monumen ini terinspirasi dari gerakan Trisula. Gerakan trisula ini ditunjukan untuk menumpas para pemberontak dari partai komunis yang berada di selatan kota Blitar.

Candi Plumbangan Blitar

Posted by Unknown at 02.08

GoEastJava | Candi Plumbangan merupakan sebuah candi yang terletak di desa plumbangan, Kecamatan Doko, Kabupaten Blitar. 

Jika di lihat dari bentuknya, bangunan bersejarah ini sebenarnya bukanlah candi, lebih tepatnya disebut sebuah gapura gaya padurasa yaitu gapura dengan atap menyatu.

Selain bangunan candi utama, di sekeliling Candi Plumbangan juga terdapat prasasti dan sekumpulan artefak lain seperti yoni, arca, dan jaladwara.

Candi Plumbungan diperkirakan dibangun pada era kerajaan majapahit pada awal pemerintahan Wikramawardana, sesuai dengan monogram yang bertuliskan 1312 Saka (1390 M) pada bagian ambang pintunya.

Jumat, 21 November 2014

Candi Sawentar

Posted by Unknown at 00.54
GoEastJava | Candi Sawentar terletak di desa Sawentan, Kecamatan Kanigoro Blitar. Bangunan candi ini dahulu merupakan kompleks percandian, karana di sekitarnya masih ditemukan sejumlah pondasi yang terbuat dari bata.

Candi Sawentar diduga dibangun pada awal berdirinya kerajaan Majapahit. Candi yang terbuat dari batu andesit ini berukuran panjang 9,53 m dan lebar 6,86 m serta tinggi candi tersebut adalah 10.65 m.


Di dalam ruangan candi ditemukan akas arca dengan pahatan burung garuda yang dikenal sebagai kendaraan Dewa Wisnu. Berdasarkan hal tersebut, kemungkinan candi Sawentar merupakan bangunan suci dengan latar belakang agama Hindu.

Candi Penataran

Posted by Unknown at 00.39
GoEastJava | Candi Penataran merupakan candi dengan latar belakang kerajaan kediri dan digunakan sampai era kerajaan majapahit.

Komplek candi ini merupakan komplek candi terbesar di jawa timur dan terletak di lereng barat daya gunung kelud. Candi Penataran ini terletak di desa Penataran, kecamatan Nglegok, Blitar.

Candi Penataran ditemukan pada tahun 1815 oleh Sir Thomas Stamford Raffles, yang merupakan Letnan Gubernur pada masa kolonial inggris di Indonesia pada waktu itu.


Nama Asli candi penataran di percaya adalah candi Palah yang disebut dalam prasasti Palah, dan dibangun pada tahun 1194 oleh raja Crnga. raja Crnga memeritah kerajaan kediri antara tahun 1190 - 1200 sebagai candi gunung untuk tempat upacara pemujaan agar menetralisasi mara bahaya yang disebabkan oleh gunung kelud yang sering meletus.

Bagi anda yang suka wisata sejarah dan sedang ada di blitar, tidak ada salahnya anda mengunjungi Candi Penataran ini untuk menambah wawasan sejarah atau hanya sekedar berfoto-foto.

Kamis, 06 November 2014

Punden Mojorejo Batu

Posted by Unknown at 08.42

GoEastJava.com | Salah satu cagar budaya di kota Batu yang mungkin anda belum kenal yaitu unden mojorejo. Punden Mojorejo terletak di desa mojorejo, kecamatan junrejo, Kota Batu.

Situs punden mojorejo terdapat di lereng bukit wukir yang dibelah oleh sungai brantas. Untuk menuju punden mojorejo, dari kota Malang sampai pertigaan pendem beloklah ke kanan ke arah karangploso, hingga pertiggaan ke kiri sebelum sungai brantas. Ikuti terus jalan aspal sejauh kurang lebih 900 meter. Lokasi punden ini berada di sebelah kiri jalan.

Di punden tersebut tumbuh menjulang tinggi sebuah pohon jambu hutan. Di lokasi tersebut banyak di temukan batu andesit yang diperkirakan komponen candi yang telah mengalami keruntuhan.
 photo cerita.gif
back to top